Breaking News
Loading...

Membuat Orang Putus Asa

Seorang pemuda dikenal sangat giat dalam beribadah. Sayangnya ia selalu membuat orang putus asa terhadap kasih sayang Allah. Hal itu dilakukan sampai akhir hayatnya.

Dalam riwayat itu dikatakan, setelah lelaki itu mati, ia melakukan protes kepada Allah atas apa yang dirasakannya (siksa) padahal ketika di dunia, ia sangat khusyu’ dalam ibadahnya. Lalu ia bertanya kepada Allah, “ Tuhanku, apakah kebahagiaanku di sisi-Mu?” Allah menjawab: “Neraka”. “Tuhan, lalu dimana balasan ibadahku yang khusyu’?” tanya lelaki itu seolah protes. “Walaupun di dunia kamu seorang yang ahli ibadah, namun engkau selalu membuat orang putus asa terhadap kasih sayang-Ku, maka hari ini Aku juga membuat engkau putus asa terhadap kasih sayang-Ku,” jawab Allah.

Saudaraku, ingatlah bahwa kehidupan dunia ini harus dijalani dengan seimbang antara hablum minallah dan hablum minan nas. Beribadah secara baik dan khusyu’ serta mengharap pahala dari Allah saja tidak cukup, karena hubungan dengan sesama manusia pun harus menjadi bagian tak terlepaskan dari kehidupuan kita di dunia fana ini.


0 comments :

Post a Comment

 
Toggle Footer